Rabu, Juli 23, 2025
29.7 C
Tanjung Pinang

Tidak Eksis Anak Putus Sekolah! Wali Kota Bekasi Perkuat Komitmen Pendidikan

SUKABATAM.com – Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya terhadap pendidikan dan tidak mau ada anak yang putus sekolah sebab kendala ekonomi. Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, dalam kegiatan Jumat Keliling yang diadakan di Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Asa Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat (11/7/2025), menyatakan tekadnya agar seluruh anak di Kota Bekasi mendapatkan hak pendidikan mereka. Dalam pidatonya, Tri mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari ketua RT, RW, hingga pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), untuk aktif mendata anak-anak yang belum melanjutkan pendidikan, terutama dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru Wilayah (PPDBD) berbasis online.

Peran Masyarakat dalam Pendidikan

Tri Adhianto menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam memastikan setiap anak di lingkungan mereka mendapatkan akses pendidikan. “Jangan sampai eksis anak di Bekasi yang putus sekolah karena tak mampu. Kita akan bantu fasilitasi. Ini wujud perhatian konkret dari pemerintah kepada warganya,” tegas Tri di hadapan para jamaah dan warga yang hadir. Pemerintah Kota Bekasi siap memberi dukungan dari segi administrasi maupun biaya pendidikan bila eksis anak yang terancam putus sekolah akibat masalah ekonomi. Wali Kota menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak buat proaktif dan segera melaporkan kepada pemerintah kalau mengetahui eksis anak di lingkungannya yang belum bersekolah.

Lebih terus, Tri meminta agar keberadaan anak-anak yang tak bersekolah segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera difasilitasi. “Peran lingkungan sangat krusial. Jika eksis tetangga atau warga di sekeliling kita yang anaknya belum sekolah, tolong segera laporkan. Pemerintah siap bantu prosesnya, bagus dari sisi administrasi maupun pembiayaan,” jelasnya. Dengan adanya cara seperti ini, Tri yakin bahwa tidak ada anak yang akan kehilangan peluang buat mendapatkan pendidikan yang layak.

Program Dukungan dan Peningkatan Kualitas Hayati

Selain berfokus pada bidang pendidikan, Tri Adhianto juga memaparkan program-program lain yang bertujuan meningkatkan kualitas hayati warga Bekasi, termasuk dukungan anggaran sebesar Rp100 juta per RW. Program ini dirancang buat menaikkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta menjadi usaha nyata dalam memerangi penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Cikungunya, dan Tuberkulosis (TBC). Walau banyak aspek lain yang diperhatikan, pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi Tri karena menyangkut masa depan anak-anak di Kota Bekasi.

Menurut Tri, pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat dan cerdas. “Kalau anak-anak kita sehat, cerdas, dan punya akses pendidikan yang layak, maka masa depan kota ini juga akan cerah. Jangan biarkan satu pun dari mereka tertinggal hanya karena kurang bisa,” kata Tri dengan penuh keyakinan. Dengan mengedepankan pendekatan langsung dan mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, Wali Kota berharap semua unsur pemerintahan dan masyarakat di berbagai tingkatan dapat dinamis aktif demi membangun lingkungan yang peduli terhadap masa depan anak-anak Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi berharap bahwa dengan sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah, tantangan dalam internasional pendidikan, khususnya yang disebabkan masalah ekonomi, dapat teratasi. Hal ini sejalan dengan visi Kota Bekasi buat terus menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih bagus melalui pendidikan yang inklusif dan terjangkau. Tri optimis bahwa melalui kerjasama dan dukungan dari semua elemen masyarakat, setiap anak di Bekasi dapat mempunyai masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing.

Hot this week

Politisi dan BIN Hadiri Munas BEM SI, Dinilai Cederai Independensi

SUKABATAM.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Semua Indonesia (BEM...

Suami di Karimun Menghilang Setelah Tikam Istri

SUKABATAM.com - Masyarakat Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau,...

Masih Ada 20 Juta Bayi di Dunia yang Belum Dapat Vaksinasi

SUKABATAM.com - Kekurangan vaksinasi pada bayi dan anak-anak statis...

Mantan Rektor Singgung Ijazah dan Kuliah Jokowi Viral, UGM Buka Suara

SUKABATAM.com - Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam...

Dimutasi! Kombes Arief Doddy Suryawan Resmi Jabat Dansat Brimob Polda Kepri

Perubahan Kepemimpinan di Korps Brimob Polda Kepri SUKABATAM.com - Kehidupan...

Topics

Politisi dan BIN Hadiri Munas BEM SI, Dinilai Cederai Independensi

SUKABATAM.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Semua Indonesia (BEM...

Suami di Karimun Menghilang Setelah Tikam Istri

SUKABATAM.com - Masyarakat Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau,...

Masih Ada 20 Juta Bayi di Dunia yang Belum Dapat Vaksinasi

SUKABATAM.com - Kekurangan vaksinasi pada bayi dan anak-anak statis...

Mantan Rektor Singgung Ijazah dan Kuliah Jokowi Viral, UGM Buka Suara

SUKABATAM.com - Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam...

Dimutasi! Kombes Arief Doddy Suryawan Resmi Jabat Dansat Brimob Polda Kepri

Perubahan Kepemimpinan di Korps Brimob Polda Kepri SUKABATAM.com - Kehidupan...

Mutasi Jabatan Kembali Bergulir di Kepri

SUKABATAM.com - Mutasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Polda...

Kapolres Anambas Kini Dijabat AKBP Agung Budianaloka

SUKABATAM.com - Pergantian Kapolres Kepulauan Anambas Dalam sebuah upacara resmi,...

Rotasi Polda Kepri: Irwasda, Dansat Brimob, dan Kapolres Anambas Resmi Berganti

Perubahan Komando di Polda Kepri SUKABATAM.com - Polda Kepulauan Riau...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img