
Peran Strategis Notaris dalam Pembangunan Kota Bekasi
SUKABATAM.com – Kota Bekasi kembali menjadi sorotan dengan inisiatif Pemerintah Kota dalam mempererat hubungan kerja sama dengan para notaris buat menaikkan pembangunan daerah. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan pentingnya peran notaris sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban perpajakan. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara bertajuk “NOTARACE – Fun Run & Fun Walk” yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang ke-117 pada Jumat, 11 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh pengurus INI, jajaran pemerintah kota, serta masyarakat umum, dan menjadi ajang kolaboratif buat mendorong partisipasi masyarakat secara aktif dalam pembangunan daerah.
Menurut Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, notaris tidak hanya berperan sebagai pejabat generik yang berwenang membikin akta autentik, namun juga berfungsi sebagai pengingat dan educator krusial bagi masyarakat terkait kewajiban perpajakan mereka. “Notaris bukan hanya sebagai pejabat generik yang berwenang membikin akta autentik, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam mengingatkan serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perpajakan mereka,” ujar Wawali Harris Bobihoe. Ia menjelaskan bahwa nyaris semua transaksi hukum yang dilayani oleh notaris memiliki konsekuensi perpajakan. Oleh sebab itu, pendidikan mengenai pajak yang diberikan oleh notaris dapat menaikkan pencerahan pajak terhadap masyarakat yang pada akhirnya berdampak positif bagi kualitas dan efektivitas pembangunan di Kota Bekasi.
Kontribusi Pajak bagi Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Lebih terus, Wakil Wali Kota Bekasi menambahkan bahwa pajak yang dibayarkan oleh masyarakat menjadi sumber utama dalam pendanaan pembangunan infrastruktur dan layanan publik di kota tersebut. Ia memberikan contoh konkret mengenai efek langsung dari pajak terhadap berbagai perbaikan dan implementasi fasilitas publik. “Pajak yang disetorkan digunakan untuk membuat jalan-jalan di Kota Bekasi menjadi mulus, fasilitas kesehatan yang semakin memadai, sekolah-sekolah yang representatif, hingga berbagai program kesejahteraan sosial,” tegasnya. Hal ini menunjukan bahwa kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak sangatlah krusial buat mewujudkan kota yang lebih bagus dan nyaman ditinggali.
Dalam sambutannya, Harris mengapresiasi Ikatan Notaris Indonesia yang telah berhasil menggelar peringatan HUT ke-117 secara inklusif, melibatkan masyarakat luas dalam kegiatan olahraga yang menyenangkan. “Mengapresiasi kegiatan ini, penemuan dan terobosan yang menjadi contoh bagus. Menggabungkan kegiatan hari jadi INI ke-117 dengan olahraga yang melibatkan langsung masyarakat luas. Selain sehat juga menggembirakan,” kata Harris. Ia berharap agar seluruh notaris lanjut berkolaborasi dan mendukung program pemerintah daerah dengan menjunjung tinggi integritas, etika, dan profesionalisme. “Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris selalu kompak dalam mendukung program pembangunan pemerintah wilayah. Lanjut berkolaborasi dan memberikan kontribusinya buat masyarakat Kota Bekasi,” tambahnya.
Sebagai penutup, Harris mengingatkan pentingnya sinergi antara notaris dan aparatur daerah dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang kuat dan responsif. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi demi pelayanan publik yang semakin bagus. “Sinergi antara notaris dan aparatur wilayah sangat penting dalam membentuk ekosistem pelayanan publik yang kuat dan responsif. Mari terus kita perkuat komunikasi dan koordinasi demi pelayanan yang semakin baik,” tutupnya. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, notaris, dan masyarakat, diharapkan Kota Bekasi dapat lanjut berkembang dan mencapai kemajuan yang lebih signifikan dalam berbagai aspek pembangunan.




