
Pendekatan Baru Pemprov Kepri untuk Pendidikan Berkualitas
SUKABATAM.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali menonjolkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Pada tahun 2025, Pemprov Kepri mengumumkan langkah progresif dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar yang ditujukan untuk program beasiswa, khususnya bagi mahasiswa dan tenaga pendidik di seluruh wilayah. Cara ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun sumber daya orang yang unggul di Kepulauan Riau.
Pada Sidang Senat Terbuka Wisuda XII Universitas Ibnu Sina Kota Batam yang digelar di Grand Ballroom Pacific Palace Hotel, Sei Jodoh, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menekankan pentingnya pendidikan dalam sambutannya. “Pendidikan adalah senjata paling manjur buat mengubah internasional. Sebab itu, program beasiswa ini kami hadirkan buat mendukung kemajuan pendidikan di Kepri,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan manusia tua. Gubernur menjelaskan bahwa investasi di sektor pendidikan adalah pondasi vital dalam mempersiapkan generasi Kepri yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun dunia.
Detail dan Dampak Program Beasiswa
Rincian alokasi dana beasiswa dari Pemprov Kepri tahun ini mencakup bantuan finansial untuk 1.176 penerima. Mahasiswa program D3 hingga S1 akan menerima donasi sebesar Rp2,5 juta, sementara mahasiswa S2 akan mendapatkan bantuan sebesar Rp4 juta. Selain itu, program beasiswa ini juga meliputi bantuan untuk tenaga pendidik yang lagi melanjutkan pendidikan mereka. Langkah ini bertujuan agar para tenaga pendidik dapat lanjut menaikkan kompetensi mereka, sehingga dapat memberikan akibat positif langsung bagi kualitas pengajaran di Kepri.
Kehadiran beasiswa ini dinilai sangat penting sebab banyak mahasiswa dan tenaga pendidik yang kerap kali terkendala oleh masalah finansial. Gubernur Ansar Ahmad pada acara wisuda tersebut menargetkan bahwa langkah ini menjadi solusi atas tantangan masa kini yang semakin kompleks. Dia berharap agar dengan beasiswa ini para penerima dapat lanjut berfokus pada pendidikan mereka tanpa harus terlalu dipusingkan dengan kendala dana. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Kepri punya peluang untuk belajar setinggi mungkin, karena SDM yang unggul adalah kunci menuju masa depan Kepri yang lebih bagus,” ujar Gubernur Ansar.
Dalam perayaan wisuda kali ini, sebanyak 337 lulusan dari berbagai program studi di Universitas Ibnu Sina turut diwisuda. Rincian lulusan tersebut meliputi 37 manusia dari S2 Manajemen, 179 orang dari S1 Manajemen, 29 manusia dari S1 Akuntansi, 48 orang dari S1 Teknik Informatika, 31 orang dari S1 Teknik Industri, 6 orang dari S1 Kesehatan Lingkungan, dan 7 manusia dari S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Selain Gubernur, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh krusial lainnya, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah X Dr. Nopriadi, Rektor UIS Prof. Dr. Larisang, M.T., IPU, jajaran dosen dan pimpinan UIS, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Batam dan Pemprov Kepri.
Pemerintah berharap bahwa strategi pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan ini akan terus meningkatkan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan tinggi di Kepulauan Riau, serta bisa memupuk bakat-bakat terbaik dari wilayah tersebut. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan tidak akan eksis talenta muda yang tersendat dalam meraih pendidikan tinggi cuma sebab keterbatasan ekonomi. Kebijakan ini adalah bagian dari usaha berkelanjutan Pemprov Kepri menuju pemugaran kualitas hayati masyarakatnya, khususnya dalam mempersiapkan generasi yang lebih berdaya saing dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.




