
SUKABATAM.com – Pendampingan Bhabinkamtibmas dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk
Peran Bhabinkamtibmas dalam komunitas tidak bisa dipandang sebelah mata. Disamping menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Bhabinkamtibmas juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial yang berfokus pada kesehatan masyarakat. Salah satu tugas krusial mereka adalah mendampingi kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di berbagai kelurahan dan dusun. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), yang sering kali meningkat saat musim penghujan.
Di Kalurahan Tamanan, Bhabinkamtibmas mengambil peran krusial dalam mendampingi kegiatan PSN di Dusun Grojogan. Dengan semangat melayani masyarakat, personil Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan warga setempat dan instansi terkait untuk memastikan lingkungan sekitar bebas dari genangan air yang bisa menjadi loka berkembang biak nyamuk. “Keterlibatan polisi dalam kegiatan ini sangat membantu, sebab mereka tidak cuma menjaga keamanan, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan,” ujar salah satu penduduk. Kegiatan seperti ini juga menumbuhkan pencerahan masyarakat akan pentingnya kebersamaan dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Efektivitas Temuan PSN yang Dipimpin Bhabinkamtibmas
Kegiatan PSN tak hanya berhenti pada pemeriksaan dan pembersihan lingkungan saja, namun juga melibatkan edukasi masyarakat mengenai tanda-tanda dan pencegahan penyakit efek nyamuk. Di Polsek Imogiri, Bhabinkamtibmas turun langsung mendampingi kegiatan PSN yang dilaksanakan di berbagai titik rawan. Petugas Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan kader kesehatan lokal untuk menyampaikan informasi tentang cara mengidentifikasi dan memberantas potensi sarang nyamuk di rumah masing-masing. Lebih lanjut, petugas juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini.
Tak jauh berbeda, di Padukuhan Joho, Kalurahan Jambidan, Bhabinkamtibmas juga aktif mendampingi kegiatan PSN yang melibatkan penduduk lokal. Dengan pendekatan yang lebih personal, petugas mencoba memahami tantangan yang dihadapi masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan. “Kami berusaha untuk menjadi pendamping yang bagus bagi masyarakat, memberikan dukungan dan solusi konkret,” kata seorang petugas Bhabinkamtibmas. Hingga kini, peran aktif yang diambil oleh Bhabinkamtibmas dalam kegiatan PSN terbukti efektif, terutama dalam menurunkan angka kejadian DBD di daerah tersebut.
Kesadaran masyarakat yang lanjut tumbuh mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan adalah bukti bahwa hegemoni PSN yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas berhasil. Keberhasilan inisiatif ini juga dapat dilihat dari tingginya Nomor Bebas Jentik (ABJ) yang dilaporkan di beberapa wilayah, seperti di Kalurahan Singosaren yang mencapai 93,75%. Capaian ini tak tanggal dari kerja keras petugas dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjalankan formasi hayati bersih dan sehat. Kesadaran kolektif ini diharapkan dapat terus dipupuk buat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman di masa mendatang.



